Arsip untuk SoftwareInstalasi & Penggunaan Fax Melalui Komputer – WinFax30 Maret, 2007 pada 7:35 am · Disimpan dalam Internet, Komputer, Software
Mungkin banyak dari kita yang sudah pernah mendengar dan menggunakan WinFax. Dalam pembuatan tutorial ini, saya berasumsi bahwa anda baru mengenal WinFax dan ingin tahu cara instalasi dan cara menggunakannya.
Alasan utama pembuatan tutorial ini adalah pada keuntungan-keuntungan yang kita dapatkan jika menggunakan software WinFax. Berbagai keuntungan tersebut antara lain :
1. Kita tidak perlu sembunyi-sembunyi melakukan Fax dikantor untuk kepentingan pribadi. Kita bisa melakukannya di rumah, apalagi jika yang kita fax adalah lamaran kerja (hehehe..). Kita juga tidak perlu ke Wartel-Warung Telekomunikasi (karena belum tentu wartel tersebut memiliki Fax) dan kita juga tidak perlu numpang ditetangga. Selain bisa malu hati, kikuk dan nggak enak, siapa tahu kita butuh fax disaat-saat yang kurang menguntungkan, misalnya saat hujan deras atau saat malam hari. Selama kita mempunyai komputer dan jaringan telepon, kita dapat melakukan fax. Siapa tahu juga, hal ini bisa menjadi peluang bisnis anda untuk menerima pengiriman Fax . Bagi anda yang ada di kota besar, hal ini bisa membuat anda tersenyum tapi jika anda berada didaerah, senyum anda bisa berubah menjadi peluang bisnis lho…
2. Kita dapat melakukan Fax secara simultan. Kita dapat mengumpulkan dokumen yang akan difax dan kemudian melakukan fax secara sekaligus diwaktu mendapat diskon penggunaan telepon, misalnya dimalam hari. Hal ini dimungkinkan karena WinFax memiliki fasilitas Schedulling. Hal ini juga bermanfaat bagi kita yang ingin mengirimkan WinFax diwaktu-waktu tertentu.
3. Kita tidak perlu melakukan Print-Out dokumen yang akan difax. Kita bisa melakukan print langsung ke Winfax dan Winfax langsung mengirimkannya ke nomor Fax yang dituju. Dengan fasilitas ini, kita dapat mengurangi biaya kertas dan mendukung program paperless. Dengan fasilitas ini juga kita dapat mendukung program Hutan Lestari. Ingatlah, setiap beberapa kilogram kertas, satu pohon ditebang (Aktifis Green Peace lha yau)
4. Bagi perusahaan atau Usaha Kecil & Menengah (UKM-Vai), WinFax berguna karena bisa meniadakan (mengurangi) biaya investasi / pembelian mesin Fax. WinFax dapat digunakan untuk mengirim maupun menerima fax. WinFax juga dapat membuat laporan fax-fax yang terkirim maupun yang gagal dikirim dan memberikan resume laporan mengenai fax yang dikirim, diterima maupun dihapus dari data fax.
5. WinFax dapat diotomatiskan melalui kolaborasi dengan aplikasi lain, misalnya bahasa pemrogramman maupun melalui script (WinFax menggunakan script VBA, Visual Basic for Application)
6. Kita dapat mengirim fax menggunakan email. Dengan fasilitas ini, kita dapat menyisipkan attachment-attachment yang dapat diprint melalui fax.
7. Fax dapat dilakukan dari komputer didalam jaringan. Kita bisa menempatkan aplikasi WinFax di Server sebagai Fax Host atau Fax Server dan komputer lain (yang tidak terhubung dengan line telepon) sebagai Fax Client. Fax Client dapat melakukan fax dengan “menumpang�? Fax Host.
Jadi, mestinya banyak alasan bagi anda untuk menggunakan WinFax dan banyak alasan tutorial ini berguna bagi anda semua, hehehe…
Pertanyaan yang sering diajukan mengenai WinFax adalah : “Jika kita menggunakan WinFax, bagaimana jika fax yang dituju menggunakan (berupa) mesin Fax. Apakah bisa menerimanya juga ?�?. Jawabannya adalah Ya. WinFax tetap dapat digunakan meski yang dituju adalah mesin fax, karena WinFax hanya mengirimkan data saja, yang dapat diterima baik oleh sistem WinFax sendiri, Mesin fax maupun email.
Berbeda dengan tutorial saya yang lain (http://www.infokreasindo.com/), penjelasan pada bagian pendahuluan ini cukup panjang agar dapat dipahami sebaik-baiknya, ditambah lagi dengan kebiasaan saya membuat cerpen, jadi tambah berkepanjangan deh. Sekarang, mari kita mulai instalasi WinFax.
Komentar (4)
Instalasi Aplikasi Website berbasis CMS-PHP-MySQL, Xoops!30 Maret, 2007 pada 7:34 am · Disimpan dalam Internet, Komputer, Software
Bagi sebagian orang, CMS mungkin sudah tidak asing lagi, namun bagi yang lain, CMS bukan hanya asing tapi juga belum punya gambaran sama sekali. Apakah CMS itu sama dengan SMS atau MMS ? Ada hubungannya dengan seluler ? Mungkin pertanyaannya agak konyol ya, tapi kita harus menyadari, bahwa ada kesenjangan yang luar biasa antara personal-personal yang menguasai ilmu komputer dengan yang masih awam. Untuk itulah, meski tutorial ini mungkin rasanya terlalu mudah, saya tetap memantapkan diri (:-P) untuk membuatnya, syukur-syukur bisa berguna, khususnya bagi seluruh rakyat Indonesia yang ingin menguasai Teknologi Informasi.
CMS secara sederhana dapat diartikan sebagai berikut:
Sebuah sistem yang memberikan kemudahan kepada para penggunanya dalam mengelola dan mengadakan perubahan isi sebuah website dinamis tanpa sebelumnya dibekali pengetahuan tentang hal-hal yang bersifat teknis. Dengan demikian, setiap orang, penulis maupun editor, setiap saat dapat menggunakannya secara leluasa untuk membuat, menghapus atau bahkan memperbaharui isi website tanpa campur tangan langsung dari pihak webmaster.
Definisi diatas dapat diakses secara lengkap melalui artikel pada http://www.ilmukomputer.com/umum/kemas-cms.php
Banyak aplikasi CMS yang beredar, baik yang propietary maupun yang open source. Beberapa aplikasi CMS yang populer adalah Postnuke, PHPNuke, Mambo Open Source, Endonesia-Aplikasi CMS berbahasa Indonesia (http://www.endonesia.com/), Xoops, Xaraya dll.
Tutorial kali ini akan membahas langkah demi langkah proses instalasi aplikasi CMS Xoops. Xoops merupakan aplikasi CMS yang dibuat oleh komunitas open source yang tergabung dalam organisasi Xoops (http://www.xoops.org/).
Keunggulan Xoops adalah sifat Xoops yang modular dan adanya standarisasi modul yang diinstalasikan. Xoops menawarkan kemudahan dalam manajemen website dan memberikan tampilan yang profesional dan mudah diatur melalui manajemen Themes.
Informasi selengkapnya bisa anda dapatkan pada URL dibawah ini.
http://www.infokreasindo.com/modules/wmpdownloads/
Komentar
STRATEGI IMPLEMENTASI LINUX30 Maret, 2007 pada 7:34 am · Disimpan dalam Internet, Komputer, Software
Beberapa tahun belakangan, perkembangan Linux di Indonesia semakin pesat dan maju, apalagi sejak diundangkannya UU hak cipta No. 19 Tahun 2002. Banyak orang ingin mencoba seperti apa Linux itu, baik untuk pribadi maupun di lingkup perusahaan atau instansi.
Di lingkungan perusahaan yang secara tradisional menggunakan produk Microsoft (baca : Windows), Implementasi Linux (dan open source) lainnya merupakan suatu perjuangan tersendiri, meski sebenarnya ditujukan untuk kebaikan penggunanya. Penulis memiliki pengalaman mengajarkan Linux pada anak SD (adik & keponakan) ternyata lebih mudah dibandingkan mengajarkan Linux pada karyawan atau siswa yang sudah terbiasa menggunakan aplikasi Microsoft.
Dalam banyak kasus, implementasi Linux lebih mudah diterapkan pada perusahaan yang masih manual dalam mengerjakan administrasinya. Jika sebelumnya menggunakan mesin tik atau tulisan tangan, penetrasi Linux akan jauh lebih mudah dibandingkan jika ingin menggantikan produk Microsoft yang sudah bertahun-tahun digunakan.
Pada posisi ini, sering timbul dilema dalam penerapan Linux. Perusahaan ingin menghemat biaya namun disisi lain terbentur pada kesulitan sumber daya manusia yang belum familiar dengan Linux. Perusahaan, dalam beberapa segi dan alasan tertentu juga ingin tetap menggunakan produk Microosft namun terbentur pada biaya lisensi.
Jika anda seorang yang menduduki posisi Staff IT (EDP, MIS), bisa timbul benturan kepentingan dan mungkin juga perbedaan pendapat jika ingin melakukan implementasi Linux. Kesulitan akan lebih besar jika anda adalah orang baru di perusahaan; target penerapan adalah orang yang sudah lama atau menduduki posisi yang secara hirarki lebih tinggi atau jika software Linux secara fasilitas belum dapat menandingi fasilitas software komersial.
Strategi yang ada dalam tulisan ini mengasumsikan bahwa anda ingin menerapkan implementasi Linux secara semut eh smooth , aman dan terkendali, dengan salah satu dari beberapa alasan diatas.
Strategi implementasi Linux berikut ini dapat anda coba dan semoga bisa membantu.
Buat Renstra (Rencana Strategis) Tentukan Proritas Berikan Sosialisasi Lakukan dari sisi Server Implementasikan pada komputer public Gunakan Windows dari Linux Implementasi Penuh 1. Buat RenstraRencana strategi perlu dibuat mengingat implementasi Linux diperusahaan memerlukan dukungan dari top management. Sebelum anda melangkah pada tahapan implementasi, yakinkan top management atau atasan anda bahwa Linux penting dipertimbangkan. Uraikan hal-hal sebagai berikut :
Berikan penjelasan mengenai penerapan Undang-Undang Hak Cipta (HAKI)Bagi perusahaan, ketaatan pada Undang-Undang & hukum adalah sesuatu yang harus dilakukan. Bagi pribadi atau rumahan mungkin akan berpikir mengenai ‘tidak terjangkau’ oleh HAKI, namun untuk perusahaan cara berpikirnya akan didasari pada kelancaran operasional dan sanksi yang menimpa jika tidak mengikuti Undang-Undang. Berikan opsi / pilihan, jangan membuat fait accompliFait Accompli berarti menentukan keputusan lebih dahulu baru meminta persetujuan. Jika anda menyatakan bahwa “Gunakan Linux kalau tidak ingin kena denda”, situasi yang akan muncul adalah situasi menang-kalah. Akan lebih baik & lebih nyaman jika kita menggambarkan pilihan yang dapat diambil dan membiarkan perusahaan yang memilihnya.
Pilihan yang ada terdiri dari :
Tetap menggunakan software komersial, membayar lisensi (biaya tinggi). Berikan daftar biaya yang diperlukan sampai pada rincian lisensi. Misalnya jika menggunakan software A, untuk digunakan pada satu komputer memerlukan biaya X rupiah. Dual Sistem, sebagian menggunakan software komersial, sebagian menggunakan software open source. Berikan gambaran mengenai aplikasi apa saja yang dapat menggunakan software open source. Mengingat sebagian besar software komersial memiliki kembaran di software open source, ada kemungkinan semuanya dapat menggunakan software open source, Secara penuh menggunakan software open source Berikan gambaran mengenai tahapan yang dapat dilakukan dan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi. Secara umum, pilihan yang paling feasible adalah pilihan kedua. Pada tahap akhir, pilihan kedua akan menjelma menjadi pilihan ketiga.
Buat Proyek implementasiProyek ini memuat tahapan yang akan dilakukan, hal-hal yang harus dipersiapkan (pelatihan untuk staff IT, instruktur dan posisi kunci) dan contingency planning. Bagi kedalam rencana jangka pendek, menengah dan jangka panjang. 2. Tentukan PrioritasTentukan proritas implementasi open source yang akan dilakukan. Buat list / catatan mengenai aplikasi yang digunakan dan cari padanannya di open source. Setelah itu tentukan skor prioritas.
3. Berikan SosialisasiSosialisasi mengenai Linux perlu dilakukan agar pengguna tidak kaget saat menerapkannya. Sebagian besar perusahaan sudah pernah mendengar mengenai Linux dan bagian terbesar dari bagian terbesar tadi (bingung khan…) mendengar bahwa Linux itu sulit.
Berikan contoh kemudahan yang didapatkan lewat Linux. Contoh paling mudah adalah penggunaan internet dan email via Linux.
Beberapa waktu yang lalu (sebelum saya intens dengan Linux), saya pernah diberikan penjelasan tentang Linux. Saya diberi penjelasan mengenai Kernel dan semacamnya… Bukannya tambah mengerti, saya malah merasa bahwa Linux itu semakin sulit dan rumit.
Berikan penjelasan dengan bahasa yang sederhana. Jangan menganggap bahwa orang lain / pengguna payah dan (maaf) bodoh karena tidak mau mengerti soal Linux. Saya sendiri, meski pada kenyataannya saya bodoh, saya tidak akan terima dikatakan bodoh. Ya khan…
Biasanya ini bisa terjadi jika kita sudah berkali-kali memberikan penjelasan tapi pengguna masih tidak mengerti. Daripada kita berdebat dan berselisih mengenai migrasi sistem, lebih baik kita mengalah dan menurunkan tingkat sosialisasi yang diberikan. Jika tujuan yang kita inginkan dapat tercapai, kita tidak perlu berdebat lebih panjang lagi.
Jika sudah terbiasa, tidak apa-apa pengguna diberi penjelasan mengenai hal-hal yang lebih serius.
4. Lakukan dari Sisi ServerBerdasarkan pengalaman, Implementasi dari sisi Server jauh lebih mudah karena dilakukan secara back-end bukan front-end. Pengguna tidak akan merasakan perbedaan penggunaan email meski Server email diganti dari Exchange Server menjadi Sendmail, Qmail atau Postfix. Pengguna juga tidak akan keberatan seandainya Web Server diganti dari Internet Information Services (IIS) menjadi Apache. Pengguna ngga tahu kok, hehehe… Jangan-jangan yang keberatan malah staff IT karena jadi tambah kerjaan ;-D.
Linux terkenal dari segi keamanan dan stabilitas sistem. Digunakan oleh banyak ISP yang harus menangani banyak transaksi dan berbagai perusahaan besar sebagai aplikasi back end. Jika ingin menggunakan Linux sebagai server email dan web server, tidak perlu khawatir mengenai kwalitas stabilitas sistem dan keamanannya.
Implementasi dari sisi server dapat dilakukan dengan cara menentukan proritas implementasi open source yang akan dilakukan. Buat list / catatan mengenai aplikasi yang akan diuji coba dan lakukan dulu dalam lingkup yang lebih kecil (internal departmen IT misalnya).
5. Implementasikan pada komputer publicJika di perusahaan ada komputer yang dijadikan sebagai komputer umum / public / digunakan bersama-sama, ini merupakan target implementasi yang tepat setelah penggunaan disisi server berjalan lancar. Instalasikan sistem Linux di komputer umum dan monitor feed back dari pengguna. Jangan lupa, berikan semacam manual book kepada pengguna .
6. Gunakan Windows dari LinuxJika perusahaan memiliki aplikasi yang dijalankan di Windows dan sudah mengeluarkan biaya besar untuk pengembangannya, kita tetap dapat menggunakan aplikasi tersebut meski menggunakan Linux. Gunakan kolaborasi Windows Terminal Services dengan Linux model Thinstation. Penjelasan mengenai penggunaan aplikasi Windows dari Linux dapat dibaca pada website ilmukomputer.com pada kolom penulis Romi Satria Wahono & M. Choirul Amri. Selain menggunakan model thinstation, kita juga dapat menggunakan Wine (Wine is not an Emulator) winehq.com, sebuah aplikasi yang melakukan emulasi (meski Wine sendiri bilang bahwa dia bukan Emulator ) aplikasi windows didalam Linux. Penulis sendiri sukses menjalankan aplikasi Microsoft Office 97 dengan sistem Linux Red Hat 9. Alasan penggunaan aplikasi Microsoft Office 97 lebih pada tingkat kebutuhan memory yang lebih rendah dibandingkan aplikasi Microsoft Office 2000 dan XP.
7. Implementasi PenuhJika semua tahapan telah dilakukan dan dievaluasi hasilnya secara simultan dan periodik, penerapan Linux akan menghasilkan resistensi yang minim dan dapat berjalan tanpa hambatan yang berarti.
Hal ini telah penulis terapkan dilingkungan kerja dan sudah mengalami fase trial & error yang cukup lama. Semoga hal ini dapat diterapkan di lingkup yang lain dengan masa penerapan yang lebih singkat, apalagi dengan dikeluarkannya distro Linux terbaru (saat ini penulis menggunakan distro Linux Mandrake 10) yang telah memberikan display grafis cantik dan menarik.
Jika kita mau mencatat hal-hal yang terjadi selama proses implementasi Linux, kita akan menemukan bahwa pengetahuan kita bertambah dengan pesat, karena kita bukan lagi model pengguna apa adanya, melainkan juga pengguna yang memahami alur proses.
Bagi perusahaan, implementasi Linux dapat membantu efisiensi biaya teknologi informasi tanpa ada penurunan kwalitas layanan. So, mengapa tidak mencoba Linux ?
Archive for Software Installation & Use Through Computer Fax - WinFax March 30, 2007 at 7:35 am Saved in Internet, Computers, Software Perhaps many of us have heard and use WinFax. In making this tutorial, I assume that you are new to WinFax and want to know how to install and how to use it. The main reason for the making of this tutorial is on the benefits that we get when using WinFax software. Various benefits include: 1. We do not need to secretly conduct Fax dikantor for the sake of time. We can do it at home, especially if the fax is our job application (hehehe..). We also do not need to Wartel-Public Telecommunications (not necessarily because the school has a Fax), and we also do not need to numpang ditetangga. In addition to the heart can be embarrassed, clumsy and not good, we need to know who the fax at the less-profitable, for example, when heavy rain or at night. Throughout we have a computer and telephone network, we can do fax. Who also knows, this can become business opportunities allow you to receive Fax. For those of you in the big cities, this can make you smile, but if you are didaerah, your smile can change into business opportunities lho ... 2. Fax We can do simultaneously. We can collect documents akan difax and then perform a fax at the same time get a discount diwaktu use the phone, for example, at the day. This is possible because WinFax features Schedulling. This is also useful for us who want to send WinFax diwaktu-time. 3. We do not need to do Print-Out documents akan difax. We can print directly to Winfax and Winfax sends them directly to the Fax number dituju. With this facility, we can reduce the cost of paper and support the paperless program. With this facility we can also support programs Forest Lestari. Remember, every few kilograms of paper, one tree ditebang (Green Peace Activist lha yau) 4. For the company or Small & Medium (SME-Vai), WinFax useful because it can negate (reduce) the cost of investment / purchase of machine Fax. WinFax can be used to send and receive fax. WinFax can also create reports of fax-fax sent and failed to post a resume and provide a report on the fax is sent, received or deleted from the fax data. 5. WinFax can diotomatiskan through collaboration with other applications, such as language and through pemrogramman script (WinFax using VBA script, Visual Basic for Application) 6. We can send a fax using email. With this facility, we can insert that attachment-attachment can diprint via fax. 7. Fax machines can be done from inside the network. We can put the application on the server as WinFax Host Fax Server or Fax machines and other (which is not connected to the phone line) as a Fax Client. Fax Client can do with the fax œmenumpangâ â € €? Fax Host. So many reasons why it should for you to use WinFax and many reasons for this tutorial is useful for you all, hehehe ... Frequently asked questions regarding WinFax is: â € œJika we use WinFax, what if the fax dituju using (a) Fax machine. What can also receive? Â €?. The answer is Yes. WinFax can still be used despite the dituju is a fax machine, because WinFax only send data only, which can be received by both WinFax own system, fax machine or email. Unlike with my other tutorials (http://www.infokreasindo.com), an explanation on the preliminary long enough so that this can be understood as well as possible, plus more with the habits I make a short story, plus a prolonged deh. Now, let's start the installation of WinFax. Comments (4) Installing Applications based Website CMS-PHP-MySQL, Xoops! March 30, 2007 at 7:34 am Saved in Internet, Computers, Software For some people, CMS may not have been more strange, but for others, CMS is not only foreign but also do not have a description at all. What CMS is the same as the SMS or MMS? Related to the mobile? Perhaps the question is quite incompetent, but we must realize that there is a tremendous gap between the personal-knowledge of the personal computer with the still common. Therefore, even though this tutorial may feel too easy, I still self-stabilizing (:-P) to make it, thank God, thank God can be useful, especially for all the Indonesian people who want to master information technology. CMS can be simply defined as follows: A system that provides easy access to its users in managing change and the dynamic content of a website provided without previous knowledge of the things that are technical. Thus, each person, the author and editor, at any time can use the freely to create, delete, or update the content of the website even without direct intervention from the webmaster. The definition above can be accessed through the full article on http://www.ilmukomputer.com/umum/kemas-cms.php Many CMS applications are outstanding, both propietary and open source. Some applications are popular CMS PostNuke, PHPNuke, Mambo Open Source, Application Endonesia-Indonesian CMS (http://www.endonesia.com), Xoops, Xaraya etc.. This tutorial will discuss the step-by-step installation process applications Xoops CMS. Xoops CMS is an application made by the open source community who joined the organization in Xoops (http://www.xoops.org). Xoops is the benefits of the modular nature of Xoops and the standardization of the module installed. Xoops offers convenience in website management and provide a professional look and easy to set through the management Themes. More information can be found at the URL below. http://www.infokreasindo.com/modules/wmpdownloads/ Comments LINUX IMPLEMENTATION STRATEGY March 30, 2007 at 7:34 am Saved in Internet, Computers, Software Several years later, the development of Linux in Brazil and the more rapid progress, especially since the Law on copyright diundangkannya No. 19 in 2002. Many people want to like what Linux is, for both personal and in the scope of a company or institution. Environment in which companies traditionally use Microsoft products (read: Windows), implementation of Linux (and open source) is the other a solitary struggle, although the fact is for the good of users. The author has taught Linux on the elementary school children (younger brother & nephew) was easier to teach than Linux on the employees or students who are already using Microsoft applications. In many cases, the implementation of Linux more easily applied to the companies that are still in the administration manual. If using a typewriter or hand, penetration of Linux will be much easier than if you want to replace Microsoft products that are used for many years. At this position, dilemmas often arise in the implementation of Linux. Companies want to save costs, but the other hit on the difficulties of human resources that have not been familiar with Linux. Company, in terms of some particular reason, and also want to use the product Microosft but stumble on the cost of a license. If you are a man who occupies the position of Staff IT (EDP, MIS), conflict of interest can arise and may also be differences in opinion if you want to do the implementation of Linux. The difficulty will be greater if you are the people in the new company, the application of the target is a person that has long occupied the position or the hierarchically higher or if the Linux software facilities can not compete with commercial software facilities. Strategies that are in this article assumes that you want to apply the implementation of Linux in ant eh smooth, safe and restrained, with one of the several reasons mentioned above. Strategy following the implementation of Linux you can try this and hopefully can help. Create Renstra (Strategic Plan) Specify Proritas Give Socialization Do from the Server Implemented on public computers Use Windows from Linux Full Implementation 1. Create Renstra Plan strategies need to be made considering the implementation of the Linux diperusahaan requires support from top management. Before you step on the stages of implementation, make sure top management or your boss that Linux important consideration. Describe the following: Please provide an explanation on the implementation of Law Copyright (Intellectual Property Rights) The companies, in observance of Law & the law is something that must be done. For personal or home may be thinking about 'not affordable' by Intellectual Property Rights, but for how berpikirnya akan company is based on the smoothness of operations and the sanctions if it does not override the Act. Provide options / choices, do not create a fait accompli Fait Accompli means determining the decision to request a new prior approval. If you stated that "Use Linux if do not want to forfeit," a situation that will appear is a win-lose situation. Akan better & more comfortable if we describe the options that can be taken and that the company chose. Options available include: Still using commercial software, the license (high cost). Provide a list of the required fee to the license details. For example, if using a software, for use on one computer requires a cost of X rupiah. Dual System, part of the commercial software, some open source software use. Give a description of any application that can use open source software. Given that most commercial software has kembaran in open source software, there is a possibility they can use open source software, Fully use the open source software Provide a description of the stages that can be done and the possibilities that occur. In general, the most feasible option is the second option. At the end, the second option will reincarnate into a third option. Create Project implementation The project is a stage that will be done, things that need to be prepared (for training IT staff, instructors and key positions) and Contingency planning. Into the plan for the short, medium and long term. 2. Define Priorities Specify proritas implementation of open source that will be done. Create a list / record of application in use and search padanannya in open source. After that specify the priority score. 3. Give Socialization Socialization on Linux needs to be done so that the user is not surprised at them. Most companies have heard about Linux and the biggest of the biggest earlier (confused khanâ € ) to hear that Linux is difficult. Give an example the ease obtained through Linux. Most prominent example is the use of the Internet and email via Linux. Some time ago (before I intensely with Linux), I was given an explanation of Linux. I was given explanations about the Kernel and semacamnyaâ € not to understand, I even feel that Linux is more difficult and complicated. Please provide an explanation with a simple language. Do not assume that other people / users and the bushes (sorry) stupid because they do not want to understand the matter of Linux. My own, even though in reality I stupid, I will not accept stupid said. Yes khanâ € Usually this can happen if we have time and time again to give an explanation, but users still do not understand. Rather than argue and we disagree about the migration system, the better we give in and lower the level of socialization provided. If we want a goal that can be achieved, we need not argue over the length again. If you are, not what the user is given an explanation about things more seriously. 4. The do's Server Based on experience, the implementation of the server much easier to do because the back-end rather than front-end. Users will not feel the difference even though the use of email server email changed from Exchange Server into sendmail, Postfix or Qmail. User also will not ever object to be replaced from the Web Server Internet Information Services (IIS) to Apache. User ngga tahu kok, heheheâ € Do not, do not even object to the IT staff so as to work;-D. In terms of the popular Linux security and system stability. Used by many ISPs who have to handle many transactions and many large companies as a back end application. If you want to use Linux as the mail server and web server, no need to worry about the quality and stability of the system security. Implementation of server-side can be done with how to determine proritas open source implementation that will be done. Create a list / record of the application to be tested, and try to do first in a smaller scope (internal IT Department for example). 5. Implemented on public computers If the companies have computers that serve as the general computer / public / used together, this is the target after the implementation of the appropriate use of the server running smoothly. Instalasikan Linux system on a computer monitor and general feed back from users. Do not forget, give a kind of manual book to the user. 6. Use Windows from Linux If companies have applications that run on Windows and have the cost for development, we can still use the application even though they use Linux. Use Windows Terminal Services collaboration with the Linux model Thinstation. Explanation on the use of Windows applications from Linux on the website can be read on the column author ilmukomputer.com Romi Satria Wahono & M. Choirul Amri. In addition to using thinstation model, we can also use Wine (Wine is not an Emulator) winehq.com, an application that do emulasi (although Wine itself said that he was not Emulator) application windows inside Linux. The author successfully run their own applications with the Microsoft Office 97 system Linux Red Hat 9. The reason for the use of Microsoft Office 97 application-level needs more memory is lower than the application Microsoft Office 2000 and XP. 7. Full Implementation If all phases have been conducted and the results are evaluated periodically and simultaneously, the implementation of Linux that will result in less resistance and can be run without the obstacles that means. This author has applied dilingkungan work experience and are trial & error phase that is quite long. Hopefully this can be implemented in the scope of the other with the implementation of a shorter, with the latest Linux distro (at this time I use Linux distribution Mandrake 10) who gave the display beautiful graphics and interesting. If we want to record things that happen during the implementation of Linux, we will find that our knowledge increases rapidly, because we are not what the user model, but also users who understand the process flow. For companies, the implementation of Linux can help the cost efficiency of information technology without any decrease in service quality. So, why not try Linux?
ENGLISH!!!
Open Office.org untuk pendidikan_BY_BINTARI YUNIATI MAULIANA
16 tahun yang lalu


0 komentar:
Posting Komentar